hGFjfa_q9j5fbkHw5Yvw2Ksv3xw Sel dan Teori-teori tentang Sel ~ TESO-RERIA

Selasa, 16 Oktober 2012

Sel dan Teori-teori tentang Sel

PENGERTIAN SEL DAN TEORI MENGENAI SEL-Anda pernah mempelajari sel sebagai penyusun tubuh tumbuhan.  Sel-sel apa sajakah yang menyusun tumbuhan dan apakah fungsi masing-masing sel itu? .


PENGERTIAN SEL
Jika dilihat sekilas di bawah mikroskop, tampak bentuk sel itu kaku dan seperti benda mati. Akan tetapi ternyata setelah diselidiki lebih lanjut, di dalam sel terjadi segala proses kegiatan, bahkan sebenarnya segala kegiatan kita sehari-hari itu terjadi pada tingkat sel. Ini dapat digambarkan dengan kegiatan kita sehari-hari, misalnya ketika kita melakukan aktivitas membaca buku. Sel-sel apa sajakah yang bekerja saat kita melakukan aktivitas itu? Sel-sel tubuh yang bekerja antara lain sel otot. Dengan adanya sel otot, maka tangan kita bisa memegang buku. Selain itu, sel batang dan kerucut mata juga bekerja menerima bayangan tulisan atau gambar. Setelah itu, sel otak akan menerjemahkan sehingga menghasilkan suatu pengertian. Berdasarkan gambaran tersebut dapat kita ketahui bahwa sel itu hidup dan saling bekerja sama satu dengan yang lain untuk melakukan fungsi hidup. Fakta tersebut menunjukkan bahwa tubuh manusia tersusun atas kumpulan sel-sel. Sel-sel berkelompok membentuk suatu jaringan, dan kemudian jaringanjaringan akan menyusun organ. Organ mempunyai beragam bentuk dan fungsi. Organ-organ tersebut saling berkaitan satu sama lain untuk membentuk suatu sistem. Sistem organ inilah yang akan membentuk organisme baru.  Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa sel merupakan tingkatan terendah dari organisme kehidupan. Agar lebih jelas organisasi itu dapat diurutkan seperti pada Gambar 1.2 di bawah ini!


B BEBERAPA TEORI MENGENAI SEL

Beberapa ahli telah mencoba menyelidiki tentang struktur dan fungsi sel, dan kemudian muncullah beberapa teori tentang sel. Sejarah ditemukannya teori tentang sel diawali penemuan mikroskop yang menjadi sarana untuk mempermudah melihat struktur sel. Berbagai penelitian para ahli biologi, antara lain seperti berikut.:
  1. Marcello Malpighi  (1628-1694), seorang ilmuwan dan dokter Italia mempelajari struktur-struktur tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan, dan menamakan sel-sel ‘globulus’ dan ‘sacculus’. Dialah yang dianggap sebagai ‘Bapak Anatomi Mikroskopi’ dan menemukan adanya kapiler-kapiler darah yang kira-kira 30 tahun sebelumnya sudah diperkirakan adanya  William Harvey. 
  2. Anthoni van Leeuwenhoek (1632-1723), seorang ahli mikroskop dari Negeri Belanda, mempelajari struktur seluler tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan , termasuk bacteria, Protozoa dan Spermatozoa. 
  3. Robert Hooke (1635-1703) dari Inggris mempelajari struktur-struktur mikroskopis dan mengemukakan berbagai type-type objek alami, dan pada waktu penelitiannya dari jaringan gabus tumbuh-tumbuhan, ia melihat adanya struktur-struktur yang sangat kecil berbentuk kotak-kotak yang disebutnya sebagai sel (1665). 
  4. Nehemiah Grew (1641-1712), seorang dokter Inggris juga mempelajari struktur-struktur mikroskopis  dan mengarang dari hal sel-sel dan jaringan pada tumbuhan (1672). Bersama-sama dengan Malpighi ia melakukan penelitian mengenai struktur mikroskopis tumbuh-tumbuhan  dengan baik sehingga hasil penelitian itu memberikan sumbangsih yang lebih dalam penambahan info mengenai sel. 
  5. Robert Brown (1773-1858) seorang Scotlandia menemukan nucleus di dalam sel tumbuh-tumbuhan pada umumnya (1831). 
  6. Mathius Schleiden (1804-1881) seorang ahli Botani Jerman, dan Theodor Schwann (1810-1882) mempelajari struktur-struktur mikroskopis pada berbagai tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan dan selanjutnya mengarang “Prinsip-Prinsip Sel” (1839) dimana  diterangkan bahwa organisame-organisme hidup tersusun dari sel-sel  atau sel-sel dengan hasil-hasilnya. Meskipun mereka ini telah diakui secara umum,  Rene Dutrochet (1776-1847) seorang ahli Fisiologi Perancis ternyata mendahuluinya dengan pandangan yang serupa (1824). Ia menyatakan bahwa pertumbuhan, disebabkan baik oleh pertambahan ‘volume sel-sel maupun adanya tambahan sel-sel kecil yang baru”. 
  7. Edmund B. Wilson (1856-1939) seorang ahli Cytologi Amerika mengarang buku: “The Cell in Development and Heredity” (1924). Ia memusatkan perhatian kepada penelitian sel serta berusaha menerangkan fenomena biologis.
 

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar